Minggu, 29 November 2020
foto: tim mongondow news/ konferensi pers Kejari Bolmut

Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah senilai Rp. 768 Juta, Kejari Bolmut Tetapkan Empat Tersangka

NEWS BOLMUT – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), senin (24/2/2020) sore, menggelar konferensi pers penetapan tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan tanah Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Kajari Wisnu Wardana SH MH dalam keterangannya menjelaskan, berdasarkan surat perintah nomor PRINT-265/R.1.19/Fd.1/09/2019 tanggal 26 september 2019, Kejari melakukan penyidikan dugaan kasus pengadaan tanah untuk pembangunan TPA kabupaten Bolmut, dari dana APBD tahun anggaran 2009 senilai Rp. 768.110.000.

Dari hasil penyidikan, lanjut Wisnu, Kejari menemukan ada beberapa proses atau tahapan pengadaan oleh panitia pengadaan tidak dilalui sehingga tidak sesuai dengan ketentuan.

“Atas dasar itu, dengan kerugian Negara ditaksir Rp. 700 juta lebih, tersangka kita tetapkan ada empat, yakni inisial RP, MSP, LD dan MHD,” terang Wisnu.

Dia menambahkan, pasal yang disangkakan kepada empat tersangka yakni pasal 2, pasal 3 jo pasal 18 ayat (1) UU no. 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU no. 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.(wege)

Bagikan Berita ini

Baca Juga

Bupati Bolmut Lantik Satu Camat dan Dua Pejabat Fungsional

 NEWS BOLMUT – Bupati Bolaang Mongondow Urara Drs. Hi. Depri Pontoh, (15/04/2020), Melantik tiga pejabat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *